Eksplorasi Situs Geologi Terbaru di Kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu

Eksplorasi Situs Geologi Terbaru di Kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu

Eksplorasi Situs Geologi Terbaru di Kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu

Berdasarkan penelitian sejak beberapa tahun ini, Kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu memliki sejumlah warisan geologi yang harus dilestarikan keberadaannya. Saat ini telah tercatat sekitar lebih dari 60 titik lokasi situs warisan geologi di Kawasan Ciletuh-Palabuhanratu.

Seiring dengan pembangunan yang pesat di kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu, informasi potensi situs geologi baru di dalam kawasan juga terus berkembang. Hal ini mendorong Tim Ahli Badan Pengelola Geopark untuk melakukan eksplorasi pembaharuan data. Data-data ini kemudian akan diolah untuk dapat menjadi informasi baru yang nantinya akan dipublikasikan di berbagai media.

Eksplorasi Situs Geologi Terbaru di Kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu

Seperti Titik Pandang Puncak Tugu dan Puncak Mega di Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, merupakan lokasi yang cocok untuk melihat bentang alam amfiteater dari sisi utara. Lalu Pasir Ceuri di Desa Cibenda, Kecamatan Ciemas, dimana kita dapat melihat kemegahan Curug Puncak Manik dari atas tebing sebelah selatan dan bentang alam Plato Jampang. Akses jalan untuk ketiga titik tersebut relatif masih cukup sulit dijangkau oleh kendaraan roda empat karena kondisi jalan berbatu dan bergelombang. Sehingga untuk menuju ke lokasi ini direkomendasikan untuk menggunakan kndaraan four wheel atau bisa juga dengan menyewa ojek setempat.

Kemudian terdapat taman batu di Kecamatan Waluran, yang biasa disebut warga sekitar sebagai Batu Bubut. Penamaan ini didasari atas keunikan batuan-batuan disini yang memiliki garis-garis alami dan persebarannya berbentuk seperti labirin. Akses menuju ke lokasi cukup mudah karena berada dekat dari sisi Jalan Raya Waluran. Walaupun demikian, kondisi situs ini masih perlu penataan dan pembersihan terutama untuk semak belukar yang menutupi bagian lorong-lorong bebatuan. Semua pihak baik masyarakat, pemilik lahan dan pemerintah desa telah menyatakan siap untuk menata situs ini agar dapat dikunjugi oleh wisatawan.

Eksplorasi Situs Geologi Terbaru di Kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu

Pada bagian utara kawasan geopark, potensi situs geologi yang belum terpetakan adalah kawasan Pantai Cibangban dan Puncak Habibie. Pantai di kawasan ini memiliki karakteristik berbeda dengan Pantai di dekat pusat kota Palabuhanratu seperti Citepus dan Cimaja. Perbedaan terletak pada pasirnya yang putih dan tebing-tebing batuan menjulang yang membatasi area pantai.

Oleh: Rinaldi Ikhram