Fieldtrip Geologi ITB ’74 di Kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, “Tetap Geologiwan Selamanya”

Fieldtrip Geologi ITB ’74 di Kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, “Tetap Geologiwan Selamanya”

Tetap Geologiwan Selamanya”. Begitulah semangat yang disuarakan para alumni Geologi ITB tahun 1974 saat melaksanakan kunjungan ke Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu pada tanggal 15-16 April 2017. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dari acara reuni angkatan yang rutin dilaksakan setiap tahunnya.

Tetap-Geologiwan-SelamanyaBapak Prof. Dr. Ir. Robert Delinom, salah satu alumni mengatakan bahwa kunjungan ke Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu didasari akan rasa keingintahuan sebagai seorang geologiwan senior terhadap fenomena geologi yang ada di kawasan Ciletuh. “Walaupun kami sudah menjadi pensiunan, tetap jiwa geologiwan tidak akan pernah mati” pesannya. Beliau menambahkan bahwa dari dulu, Ciletuh merupakan lokasi yang sangat diminati geologiwan Indonesia maupun mancanegara untuk dapat belajar dan meneliti.

Peserta yang mengikuti kegiatan ini terdapat 22 orang. Kegiatan ini diawali dari Kota Sukabumi dan dilanjutkan dengan menggunakan bis menuju kawasan Ciletuh.

Kunjungan hari pertama adalah geosite amfiteater Ciletuh. Interpreter geologi dari Badan Pengelola Geopark juga diajak untuk dapat memberi paparan singkat mengenai fenomena geologi yang terdapat di kawasan Ciletuh.  Perjalanan dilanjutkan ke Curug Sodong, lalu diakhiri di Puncak Bunga saat matahari terbenam.

Fieldtrip-Geologi-ITB-’74-di-Kawasan-Geopark-Ciletuh-PalabuhanratuLokasi kunjungan hari berikutnya adalah geosite yang ada di sepanjang pantai Ciletuh hingga Cikepuh. Di lokasi ini peserta melihat batuan-batuan yang menjadi bukti pertemuan dua lempeng dan juga batuan dasar samudera. Salah satu peserta yaitu Bapak Hilmi Panigoro dan rekannya juga ikut bercerita pengalamannya saat mengerjakan skripsi di kawasan ini sekitar 38 tahun yang lalu. Berjalan di sepanjang singkapan di pantai Ciletuh merupakan nostalgia baginya.

Fieldtrip-Geologi-ITB-’74Perjalanan dilanjutkan ke Pantai Pangumbahan untuk menyaksikan pelepasan penyu dan sekaligus menikmati sunset. Acara tersebut sekaligus mengakhiri kegiatan kunjungan alumni geologi ITB ’74 di kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu.