JELANG PENILAIAN OLEH UNESCO, GEOPARK CILETUH-PALABUHANRATU TERUS BERBENAH

JELANG PENILAIAN OLEH UNESCO, GEOPARK CILETUH-PALABUHANRATU TERUS BERBENAH

SUKABUMI — Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang didampingi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan stakeholder lainnya melakukan sejumlah persiapan menjelang penilaian Geopark Ciletuh-Palabuhanratu oleh UNESCO. Targetnya, Geopark Ciletuh-Palabuhanratu lolos menjadi geopark dunia pada akhir 2017 mendatang.

Geopark Ciletuh-Palabuhanratu mempunyai waktu yang tak lama lagi untuk mempersiapkan penilaian tersebut. Oleh karena itu, Pemerintah dan stakeholder secara rutin melakukan evaluasi kegiatan yang dilakukan tim Badan Pengelola Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu. Nantinya, sejumlah permasalahan yang akan dapat mengurangi penilaian dari asesor UNESCO segera dibenahi atau dilengkapi.

Pembangunan infrastruktur, sarana dan pra-sarana umum di kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu akan terus dipantau dan dievaluasi demi keberhasilan bersama. Selain membenahi sejumlah bangunan fisik dan pendukung penilaian di lokasi geopark, Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang didampingi Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga tengah menggiatkan sosialisasi kepada warga maupun aparat pemerintah di lapangan.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami berharap pada penilaian yang dilakukan UNESCO pada Agustus mendatang persyaratan yang diminta telah dipenuhi. Meskipun belum mencapai 100 persen, lanjut dia, minimal titik-titik yang menjadi rujukan dari tim UNESCO bisa mendekati di atas 80 persen. Salah satu persiapan yang tengah difokuskan, kata Marwan, adalah penerapan kurikulum muatan lokal (mulok) mengenai geopark.

Oleh: Ilham Mochammad Saputra