Keragaman hayati adalah istilah yang diberikan untuk berbagai kehidupan di bumi. Kehidupan tersebut meliputi semua spesies tanaman, hewan dan mikroorganisme serta ekosistem dimana mereka hidup dan berinteraksi. Keragaman hayati dapat dieksplorasi berdasarkan pada tiga tingkatan: Keragaman Genetik; Keragaman Spesies; dan Keragaman Ekosistim.

Huma FOTO: RON AGUSTA

Huma FOTO: RON AGUSTA

Sawah FOTO: RON AGUSTA

Keragaman genetik mengacu pada berbagai gen dalam suatu spesies. Setiap pesies terdiri dari individu-individu yang memiliki komposisi genetik tersendiri. Dalam suatu spesies bisa juga terdapat populasi diskrit dengan gen yang khas. Gen mengandung informasi yang diperlukan untuk semua kehidupan di bumi. Mereka diturunkan dari orangtua kepada keturunannya, dan berisi informasi yang membangun dan memelihara sel dan menentukan karakteristik fisik dan biokimia penting dari setiap organisme. Untuk melestarikan keragaman genetik dalam suatu spesies, populasi yang berbeda harus dilestarikan. Hal ini untuk melindungi keanekaragaman genetik yang memungkinkan untuk adaptasi terhadap perubahan lingkungan dan penting untuk kelangsungan hidup spesies.

Keragaman spesies mengacu pada berbagai jenis spesies di suatu daerah. Faktor-faktor yang menentukan keragaman spesies sangatlah kompleks dan tidak mudah difahami. Keragaman spesies tidak merata di seluruh dunia atau di benua. Sebanyak 34 (tigapuluh empat) hotspot keragaman hayati telah diidentifikasi secara gobal. Hotspot tersebut secara kolektif baru hanya 2,3% dari daratan permukaan bumi.

Kawasan Konservasi dan Budidaya
FOTO: RON AGUSTA

Ekosistem adalah interaksi atau hubungan timbalbalik antara mahluk hidup dengan lingkungan sekitarnya. Secara umum ekosistem dapat dibedakan atas dua kategori, yaitu Alamiah dan Buatan. Ekosistem alamiah: yakni ekosistem yang terbentuk secara alamiah tanpa adanya campurtangan manusia, seperti: ekosistem sungai, ekosistem gurun, ekosistem terumbu karang, ekosistem savanah, ekosistem laut dan lainnya. Ekosistembuatan: yakni ekosistem yang terbentuk berkat campur tangan manusia dan diciptakan  untuk memenuhi kebutuhan manusia. Macammacam ekosistem buatan antara lain: ekosistem sawah, perkebunan sawit, ekosistem pemukiman, eksosistem bendungan, ekosistem hutan buatan, agro ekosistem dan lainnya.

Pembibitan Padi FOTO: RON AGUSTA

Pembibitan Padi FOTO: RON AGUSTA