Kuliah Kerja Nyata Universitas Gadjah Mada di Kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu

Kuliah Kerja Nyata Universitas Gadjah Mada di Kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu

Sebuah kawasan geopark sudah seyogyanya menjadi tempat tujuan kegiatan edukasi. Dengan segala potensinya, kawasan geopark dapat menawarkan berbagai ilmu pengetahuan baik geologi, biologi, budaya, sosial dan ekonomi melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat. Institusi pendidikan di berbagai tingkatan yang ada di sekitar kawasan maupun dari luar, saat ini, sudah disarankan untuk mengadakan berbagai bentuk  aktivitas pendidikan di kawasan geopark.

Hal ini mendorong pada mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk melaksakan program Kuliah Kerja Nyata di Kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu. Program yang menjadi kewajiban mahasiswa UGM ini biasanya dapat mengirimkan mahasiswanya ke hampir seluruh daerah di Indonesia. Adapun program KKN ini berisikan kontribusi mahasiswa terhadap masyarakat dengan cara memperlajari kehidupan masyarakat, ikut serta dalam berbagai kegiatan masyarakat, membuat sosialisasi dan penyuluhan sesuai bidang keahlian, atau bahkan membantu pelaksanaan pembangunan fisik, dan lain sebagainya.

Pada kegiatan KKN UGM tahun 2017, beberapa tim tersebar di beberapa kecamatan dan desa di Kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu dalam kurun waktu kurang lebih 2 bulan. Salah satunya adalah di Desa Tamanjaya dan Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas.

Pada hari Selasa (20/6), perwakilan Tim Badan Pengelola, berkesempatan bertemu dengan perwakilan mahasiswa KKN tersebut. Pada kesempatan itu, para mahasiswa banyak memberikan pertanyaan seputar geopark dan mendiskusikan mengenai kegiatan mahasiswa disana. Tim ahli Badan Pengelola geopark, Prof. Mega Fatimah Rosana memberi saran untuk kegiatan yang dapat dilaksakan untuk membantu pembangunan geopark, terutama di sisi pendidikan.

Mahasiswa KKN UGM juga menyampaikan kesanggupannya membantu membuatkan Geopark Point di SD Tegal Caringin. Hal ini sangat bermanfaat dalam kesiapan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu sebagai kandidiat UNESCO Global Geopark yang nanti akan dinilai awal Bulan Agustus. Prof. Mega Fatimah Rosana juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan KKN ini dan berharap kegiatan dapat menginsipirasi masyarakat sekitar untuk terus belajar, juga bagi Universitas dan Perguruan tinggi lain untuk bisa memberikan kontribusinya terhadap geopark di Indonesia.

Oleh: Rinaldi Ikhram