Kunjungan ke Gunung Sewu UNESCO Global Geopark

Kunjungan ke Gunung Sewu UNESCO Global Geopark

Kunjungan ke Gunung Sewu Global Unesco Global Geopark

Tim Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu (GNCP) berangkat untuk kunjungan kerja ke Dinas Pariwisata Provinsi D.I Yogyakarta dan Kawasan Gunung Sewu Global Geopark,. Melalui kegiatan ini bertambahnya pengalaman dan pengetahuan tentang pengelolaan sebuah kawasan geopark. Tim berpendapat bahwa apa saja yang ada di Geopark Gunung Sewu dan bisa diimplementasikan di GNCP, akan segera dibuat dan diterapkan untuk menunjang penilaian dari UNESCO pada tahun 2017 agar GNCP menjadi UNESCO Global Geopark.

Kunjungan ke Gunung Sewu Global Unesco Global GeoparkGeopark Gunung Sewu yang sering mendapatkan penghargaan dari berbagai ajang, di tiap situs geologinya, dikelola oleh masing-masing warga yang ikut dalam formasi pokdarwis yang ditetapkan dengan S.K Bupati. Di setiap geosite yang ada di kawasan Gunung Sewu selalu memiliki panduan atau media intrepretasi masing-masing. Berbagai elemen masyarakat ikut turun membantu dalam mengembangkan dan memajukan kawasan ini, homestay, toko cinderamata, restoran dan pemandu wisata adalah masyarakat lokal di kawasan. Sri Sultan Hamengkubuwono X, sebagai Gubernur D.I Yogyakarta pun tak segan menawarkan tanah yang dimilikinya (Sultan Ground) untuk digunakan sebaik-baiknya untuk kemajuan daerah yang berada dibawah kekuasaannya.

Kunjungan ke Gunung Sewu Global Unesco Global GeoparkBanyaknya destinasi wisata yang sudah dikenal di Kawasan Gunung Sewu membuat Geopark ini menjadi semakin mudah dikenali oleh publik, sebaran pantai yang indah, batuan-batuan yang unik dengan umur jutaan tahun, keramahan masyarakat dan akses ke kawasan yang mudah menjadi factor utama pesatnya perkembangan Gunung Sewu Global Geopark. Budi Martono selaku GM di Gunung Sewu Geopark menyatakan bahwa, “keberhasilan Geopark ini tidak terlepas dari keinginan warga didalamnya, tentu dengan bantuan dari pemerintah dan pihak-pihak lain yang memang serius ingin membantu kami dalam merawat dan mengelola warisan bumi ini” dan untuk pembagian keuntungan dari retribusi yang berlaku disini pembagiannya lebih besar kepada warga masyarakat, karena untuk meningkatkan nilai ekonomimasyarakat .

Kunjungan ke Gunung Sewu Global Unesco Global GeoparkBertemu langsung dengan ketua harian Badan Pengelola Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu, Prof. Deny Juanda P, DEA, membuat Sugeng, Ketua Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) merasa tersanjung, beliau mengatakan, “sungguh suatu kehormatan dan pelajaran bagi kami yang ada di gunung sewu untuk saling bertukar informasi antar sesama pemerhati geopark di Indonesia atau Dunia”, Beliau menambahkan bahwa memang tak mudah menyatukan aspirasi masyarakat lokal di dalam kawasan Geopark Gunung Sewu, tapi jangan pernah menyerah karena keberhasilan suatu geopark adalah ketika masyarakat lokal langsung yang teribat dalam pengelolaan suatu geopark.

Kunjungan ke Gunung Sewu Global Unesco Global Geopark

Kunjungan ke Gunung Sewu Global Unesco Global GeoparkGunung Sewu Global Geopark. Geopark yang diapit oleh 3 Provinsi yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur dan D.I Yogyakrata di 3 Kabupaten (Wonogiri, Pacitan dan Gunung Kidul) ini adalah salah satu Geopark di Indonesia yang dinobatkan sebagai Unesco Global Geopark oleh UNESCO pada tahun 2015. Berkaca pada keberhasilan Gunung sewu meraih predikat sebagai geopark dunia, tim dari Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu bertolak kesana untuk belajar pada sang “empunya ilmu”. Gunung Sewu memiliki 33 Geosite yang tersebar di kawasan ini. Badan pengelola di Gunung Sewu berada pada wilayah administratif masing-masing dengan kepengurusan yang bergiliran.

Oleh: Ilham Mochammad Saputra