Kunjungan Pengelola Gunung Sewu UNESCO Global Geopark

Kunjungan Pengelola Gunung Sewu UNESCO Global Geopark

UNESCO Global Geopark, seperti yang kita tahu memiliki sebuah jaringan yang disebut Global Geopark Network. Jaringan ini mampu menghubungkan sesama UGG untuk dapat bekerjasama dalam berbagai bidang. Bekerjasamanya dua atau lebih geopark biasanya akan suatu komunitas geopark yang disebut geopark sister. Geopark sister adalah hubungan kerjasama antar geopark dalam berbagai macam aspek, seperti pertukaran delegasi, pelatihan kegeoparkan, promosi wisata, kunjungan kerja, studi banding dan lain sebagainya. Dengan adanya hubungan ini, sesama geopark akan saling bahu-membahu dalam membangun geopark. Kerjasama ini juga tidak terikat pada UGG saja, namun juga berlaku bagi geopark nasional dan aspiring geopark.

Hal inilah yang mendorong delegasi Pengelela Gunung Sewu UNESCO Global Geopark untuk melaksanakan kunjungan ke Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu. Delegasi ini terdiri dari 40an orang dari latar belakang dan posisi yang berbeda dalam pengelolaan geopark, dari mulai pegawai dinas pariwisata, kepala desa, pengelola lokal kawasan wisata, dan pegiat pariwisata.

Salah seorang perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul mengatakan bahwa kunjungan ini adalah untuk saling belajar dan berbagi pengalaman antar sesama geopark. Hal yang ingin mereka amati secara khusus adalah pola pemberdayaan komunitas masyarakat. Hal yang menarik terutama pada peran serta BUMN seperti Biofarma dalam pemberdayaan komunitas dan Bank BJB dalam pengembangan infrasturktur.

Kunjungan dilaksakan selama 2 hari di kawasan geopark. Objek yang didatangi pada hari pertama adalah geyser Cisolok. Disana pada peserta kunjungan dengan semangat mencoba mandi di pemandian air panas. Lalu kesokan harinya perjalanan dilanjutkan ke kawasan Ciletuh diantaranya Panenjoan, Curug Sodong, dan Curug Cimarinjung. Lalu dilanjutkan pada agenda utama yaitu pertemuan dengan komunitas PAPSI untuk sharing pengetahuan pemeberdayaan komunitas masyarakat.

Oleh: Ilham Mochammad Saputra