Kunjungan Tim Assesor ke Ujunggenteng

Kunjungan Tim Assesor ke Ujunggenteng

SUKABUMI – Pada tanggal 2 Agustus 2017 pukul 16.00 WIB, dua orang delegasi dari UNESCO Mr. Alexandru dan Mr. Soojae Lee mengunjungi Pantai Ujunggenteng, yang merupakan kawasan wisata pantai yang terletak di semenanjung barat daya Pulau Jawa. Keunikan dan keindahan alam terlihat dari bentangan pantai yang memanjang dari utara ke selatan, sehingga pantai ini merupakan spot terbaik untuk melihat sunrise atau sunset, serta terdapat penangkaran penyu yang dapat dikunjungi oleh wisatawan sebagai bentuk edukasi dan konservasi. Pantai ini juga kita dapat menemukan puing-puing bunker dan dermaga peninggalan zaman kolonial Belanda.

Di Penangkaran Penyu, Ahman dan Musonif selaku Pengelola Balai Konservasi Penyu menjelaskan tentang Kawasan Konservasi Penyu tersebut. “Kegiatan yang dilakukan di Kawasan ini berupa Pengawasan Penyu mendarat untuk bertelur, memindahkan telur ke ruang penetasan yang lebih aman dan dilakukan pengawasaan secara ketat oleh Petugas Konservasi” ujar mereka. “Setelah telur-telur tersebut menetas dalam kurun waktu usia antara 45 sampai dengan 55 hari, anak-anak penyu (tukik) tersebut dilepasliarkan kembali ke laut sebagai habitatnya” tambahnya. Di lokasi ini assesor melakukan pelepasan tukik yang memang menjadi kegiatan rutin di tempat ini.

Keesokan paginya, assesor melakukan penilaian di Pantai Ujunggenteng depan Hotel Ocean View, didampingi oleh General Manager GNCP, Dana Budiman, Prof. Mega Rosana dan Geologist Lokal, Nugraha. Kondisi geologi pantai dijelaskan oleh Nugraha kepada Assesor, “di pantai ini kita dapat menemukan coral yang diperkirakan berumur 5,3 – 22 juta tahun yang terangkat ke permukaan akibat proses tektonik dan dapat dilihat juga proses pembentukan coral yang sekarang terjadi ketika air laut surut” ungkap Nugraha.

Penetapan menjadi Geopark Nasional telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Rudi mengatakan bahwa jumlah wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara meningkat setiap tahunnya sehingga pendapatan saya dari penginapan hotel juga meningkat.

Oleh: Nugraha Ardiansyah dan Ilham Mochammad Saputra