PAPSI SUDAH SIAP DI KUNJUNGI DAN DINILAI UNESCO

PAPSI SUDAH SIAP DI KUNJUNGI DAN DINILAI UNESCO

Kedatangan assesor UGG dari UNESCO pada awal bulan agustus disambut gembira oleh kelompok warga yang menamakan dirinya PAPSI (Paguyuban Alam Pakidulan Sukabumi), kelompok masyarakat yang di pimpin oleh Endang Sutisna ini sudah ada dan bergerak dalam pengembangan Kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu sejak 2013. Kelompok ini diisi oleh sekelompok warga lokal asal kecamatan ciemas dan sekitarnya yang peduli akan pengembangan, pembangunan dan pelestarian alam di Kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu.

Banyak hal-hal yang dipersiapkan oleh PAPSI, dari mulai penataan kawasan di daerah Kecamatan Ciemas dan sekitarnya hingga penataan kantor sekretariat PAPSI menjadi mini museum atau arboretum dari Kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu yang tersebar di delapan kecamatan. Endang Sutisna mengatakan, “ini bukti nyata kesiapan kami dalam menyambut kedatangan asesor UGG dari UNESCO dan selalu mendukung hal-hal positif apa yang menjadi keharusan dalam pembangunan, pengembangan dan pelestarian di Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.

Arboretum di kantor sekretariat PAPSI berisi tentang kumpulan literatur-literatur tentang penelitian dan potensi-potensi unggulan dari geo-diversity, bio-diversity dan culture diversity yang ada di Kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Selain berfungsi sebagai mini museum atau arboretum, sekretariat PAPSI juga berfungsi sebagai pusat informasi geopark dan pusat kuliner khas geopark ciletuh seperti beras hitam dan sidat.

 

Oleh: Ilham Mochammad Saputra