Pembangunan Geopark yang Berkelanjutan: Contoh Kasus di Geopark Ciletuh Jawa Barat *)

Pembangunan Geopark yang Berkelanjutan: Contoh Kasus di Geopark Ciletuh Jawa Barat *)

pembangunan berkelanjutan

Pembangunan Geopark yang Berkelanjutan: Contoh Kasus di Geopark Ciletuh Jawa Barat

Pembangunan Geopark yang Berkelanjutan: Contoh Kasus di Geopark Ciletuh Jawa Barat *)

Y. Yanuar1, M. Rosana2, Z. Anna3

1Program PascasarjanaFakultasGeologi, Universitas Padjadjaran, 2FakultasGeologi, Universitas Padjadjaran,3FakultasIlmuPerikanandanKelautan, Universitas Padjadjaran

KataKunci: Geopark Ciletuh, pembangunan berkelanjutan, sumber daya geologi, destinasi wisata, nilai ekonomi

Jawa Barat memiliki potensi sumber daya geologi yang luar biasa, dalam bentuk sebuah bentangalam yang indah di kawasan Ciletuh, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat. Calon Geopark Ciletuh, memiliki beberapa warisan singkapan geologi yang dihasilkan dari subduksi antara lempeng benua Eurasia dengan lempeng samudera Indo-Australia selama jaman pra-Tersier yang diyakini sebagai batuan tertua yang tersingkap di permukaan bumi Jawa bagian barat. Kawasan Ciletuh telah ditetapkan menjadi Geopark Nasional yang tidak hanya menawarkan keuntungan ekonomi untuk pembangunan kawasan, namun juga mendukung perlindungan untuk kelestarian sumber daya geologi dan sumber daya alam dan lingkungan di kawasan tersebut. Secara khusus, pembangunan Geopark Ciletuh memiliki beberapa tujuan, yang diantaranya adalah untuk melindungi keberagaman geologi, biologi dan budaya, mempromosikan warisan geologi dan mendorong perkembangan ekonomi berkelanjutan di kawasan, sejalan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karya ilmiah ini secara deskriptif menjabarkan bagaimana pembangunan Geopark Ciletuh merupakan pendorong untuk penggerak utama dari pembangunan kawasan di Jawa Barat bagian selatan, yang mana pembangunannya lebih lambat dibandingkan dengan Jawa Barat bagian utara. Selanjutnya, paper ini menggaris besarkan perencanaan multi-dimensi yang digunakan terhadap situs-situs dalam kawasan. Memfokuskan tidak hanya pada pembangunan warisan geoligi di lapangan, namun juga membangun berbagai aspek lainnya seperti keberagaman biologi dan budaya (termasuk situs-situs arkeologi, sejarah dan budaya) melalui prinsip konservasi dan perencanaan tata ruang kawasan. Aspek-aspek ini merupakan landasan untuk pembangunan di Geopark Ciletuh menuju desitinasi wisata kelas dunia. Terakhir, paper ini membahas penggunaan metode nilai ekonomi seperti biaya perjalanan dan contingent valuation untuk mengukur nilai dari situs.

pembangunan berkelanjutan

Pembangunan Geopark yang Berkelanjutan: Contoh Kasus di Geopark Ciletuh Jawa Barat

*) Dipresentasikan di The 7th International Conference on UNESCO Global Geopark at The English Riviera UNESCO Global Geopark, September 2016