Penandatanganan MOU Pengelola Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu, Batur dan Gunung Sewu

Penandatanganan MOU Pengelola Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu, Batur dan Gunung Sewu

Penandatanganan MOU Pengelola Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu, Batur dan Gunung Sewu

Indonesia telah memiliki 2 UNESCO Global Geopark (UGG) yaitu Batur UGG yang ditetapkan pada tanggal 20 September 2012 dan Gunung Sewu UGG yang ditetapkan pada tanggal 19 September 2015. Kawasan Batur UGG memiliki spesifikasi sebagai Kawasan Geopark yang dilengkapi dengan Museum Geopark, sehingga berfungsi sebagai wahana pendidikan, penelitian, riset, ilmu pengetahuan dan teknologi. Sedangkan Gunung Sewu UGG telah berhasil mengikutsertakan masyarakat dalam pengelolaan dan pengembangan Kawasan Gunung Sewu UGG melalui pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat, sehingga keberadaan Kawasan Gunung Sewu UGG secara nyata memberikan multiflier effect terhadap perekonomian masyarakat. Melihat keberhasilan kedua UGG tersebut, Badan Pengelola Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu membuat Kesepakatan Bersama Tentang Pengelolaan dan Pengembangan Kawasan Geopark Berstandar Global dengan Badan Pengelola Batur UGG dan Badan Pengelola Gunung Sewu UGG.

Penandatanganan MOU Pengelola Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu, Batur dan Gunung Sewu

Kesepakatan Bersama antara Badan Pengelola Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu dengan Badan Pengelola Batur UNESCO Global Geopark dilaksanakan pada hari Kamis, 23 Februari 2017 di Museum Batur UGG, Kab. Bangli, Bali. Ruang lingkup dari Kesepakatan Bersama tersebut yaitu:

 

  1. penyusunan standar operasional prosedur pengelolaan Kawasan Geopark;
  2. penyusunan konsepsi pengelolaan Kawasan Geopark;
  3. pelestarian lingkungan Kawasan Geopark;
  4. pemanfaatan Museum Geopark sebagai tempat edukasi, konservasi, penelitian, promosi dan pariwisata;
  5. pemberdayaan masyarakat di Kawasan Geopark;
  6. pengembangan kapasitas (capacity building) dan peningkatan daya beli masyarakat di sekitar Kawasan Geopark; dan
  7. kerjasama lainnya yang disepakati PARA PIHAK.

Kesepakatan Bersama ini di tanda tangani oleh Deny Juanda Puradimadja (bertindak atas Surat Kuasa Khusus Gubernur Jawa Barat Nomor 556/11/Asda Ekbang tanggal 20 Pebruari 2017) selaku Ketua Harian Badan Pengelola Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu dan Ida Bagus Gede Giri Putra selaku General Manager Batur UNESCO Global Geopark.

Kesepakatan Bersama antara Badan Pengelola Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu dengan Badan Pengelola Gunung Sewu UNESCO Global Geopark dilaksanakan pada hari Jumat, 24 Februari 2017 di Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul. Ruang lingkup dari Kesepakatan Bersama tersebut yaitu:

  1. pengembangan pendidikan dan budaya;
  2. pengembangan kepariwisataan;
  3. pelestarian lingkungan;
  4. pemberdayaan masyarakat; dan
  5. kerjasama lainnya yang disepakati PARA PIHAK.

Kesepakatan Bersama ini di tanda tangani oleh Deny Juanda Puradimadja (bertindak atas Surat Kuasa Khusus Gubernur Jawa Barat Nomor 556/11/Asda Ekbang tanggal 20 Pebruari 2017) selaku Ketua Harian Badan Pengelola Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu dan Budi Martono selaku General Manager Gunung Sewu UNESCO Global Geopark.

Penandatanganan MOU Pengelola Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu, Batur dan Gunung Sewu

Maksud dari Kesepakatan Bersama tersebut adalah mengelola dan mengembangkan Kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu, Batur UNESCO Global Geopark, dan Gunung Sewu UNESCO Global Geopark sebagai Kawasan Geopark yang berstandar global dan dilengkapi dengan koleksi yang dapat menggambarkan keragaman geologi, biologi dan budaya Kawasan Geopark. Tujuannya untuk menjadikan ketiga Kawasan Geopark sebagai destinasi pariwisata Indonesia berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Jangka waktu Kesepakatan Bersama ini selama 1 tahun. Dalam jangka waktu tersebut Perjanjian Kerjasama akan dilaksanakan segera.

Oleh: Nugraha Ardiansyah dan Ilham Mochammad Saputra