PENILAIAN OLEH UNESCO TELAH DIMULAI

PENILAIAN OLEH UNESCO TELAH DIMULAI

SUKABUMI – Geosite pertama yaitu singkapan ignimbrite di Pantai Citepus, assesor didampingi oleh geologist lokal Rinaldi Ikhram bersama ketua tim ahli Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu (GNCP) Prof. Mega Fatimah Rosana, M.Sc, Ph.D, kedua assesor dibuat takjub oleh singkapan batu yang berada di Kawasan Pantai Citepus tersebut, pasalnya singkapan tersebut jarang ditemui oleh mereka.

Dilanjutkan ke Geopark Information Center, tempat yang menjadi pusat informasi kawasan GNCP mengenai geo-diversity, bio-diversity, culture-diversity ini dikunjungi assesor untuk dilihat kelayakannya. Di Geopark Information Center (GIC), assesor diperkenalkan sejarah singkat tentang keragaman dan keunikan di Kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu oleh geologist lokal dan staff yang bekerja disini. Assesor termangu oleh kelengkapan yang ada di dalam GIC ini. Pasalnya, untuk sebuah Kawasan Geopark yang baru, Ciletuh-Palabuhanratu terlihat sangat siap dalam aspek informasi dan sarana pembelajaran yang termasuk dalam pilar pembangunan geopark.

Di lahan parkir GIC ada beberapa tennat yang menjual pelbagai kuliner, assesor mengunjungi tennant yang menyediakan kuliner cemilan khas dari Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu didampingi oleh Bupati dan Pejabat daerah terkait. Assesor terlihat lahap menyantap makanan khas tersebut disambi mengobrol dengan orang lain yang berada disana.

Assesor beristirahat di Samudera Beach Hotel, Palabuhanratu. Selain karena nilai sejarah yang tinggi, hotel ini dipilih oleh panitia sebagai tempat menginap assesor karena sebagai partner dengan Badan Pengelola GNCP yang bersinergi dalam pengelolaan dan pemasaran kawasan dengan luas 8 kecamatan tersebut.

Oleh: Ilham Mochammad Saputra