Peranan PT. Bio Farma dalam Pengembangan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu-Pelabuhanratu

Peranan PT. Bio Farma dalam Pengembangan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu-Pelabuhanratu

Sejumlah kegiatan penting program CSR pengembangan masyarakat telah  dilakukan oleh Bio Farma pada 2013-2017 di kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu-Palabuhanratu. Antara lain memperkenalkan konsep Geopark kepada masyarakat setempat, peningkatan kapasitas masyarakat lokal, program pipanisasi air bersih bagi masyarakat, memberikan pelatihan dan pembinaan untuk panduan homestay dan wisata lokal. Selain itu, pengembangan dan promosi batik ramah lingkungan Batik Pakidulan didalam negeri serta persiapan untuk pasar ekspor, pelestarian tanaman endemik, mangrove dan terumbu karang, serta memfasilitasi akses terhadap layanan kesehatan dan obat-obatan.

Bio Farma berpartisipasi untuk pengembangan Kawasan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu Palabuhanratu sebagai salah satu upaya agar dapat menjadi UNESCO Global Geopark. Perusahaan ini menandatangan MoU bersama Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, PTPN VIII, Universitas Padjadjaran, PD Jawi, Forum Komunikasi Kelompok Penggerak Pariwisata  (KOMPEPAR) Kabupaten Sukabumi, dan Paguyuban Alam Pakidulan Sukabumi.

 

Bio Farma dengan stake holder lain bersama-sama mengembangkan potensi kawasan tersebut menjadi Taman Wisata Geologis-Ekologis serupa Taman Nasional Yosemite dan Taman Nasional Sungai Colorado di Amerika Serikat atau menjadi lebih baik dari itu. Tim Koordinasi Pengembangan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu tertuang dalam SK Gubernur Jawa Barat yang berisikan anggota pengembangan dari Bio Farma dan stakeholder lainnya dari Kabupaten Sukabumi, perwakilan dari pemerintah, akademisi, dan masyarakat setempat.

 

“Karena peran aktif dalam pengembangan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, Bio Farma mewakili Industri, dapat dipercaya dan masuk menjadi anggota Tim Koordinasi Pengembangan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu,” Ujar R.Herry, Kepala Divisi CSR, PKBL dan EHS PT. Bio Farma. “Kami berharap dukungan untuk pengembangan masyarakat ini dapat menopang percepatan target Provinsi Jawa Barat untuk mempersiapkan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu agar mendapat pengakuan dari UNESCO, serta menjadi destinasi wisata Wonderful Geopark Indonesia sehingga turut mendatangkan devisa bagi negara.”, katanya.

Pakar Geopark UNESCO, Prof. Guy Martini, pada kunjungannya tahun lalu ke Ciletuh-Palabuhanratu menuturkan bahwa Geopark ini sangat potensial dan bisa menjadi Global Geopark ketiga di Indonesia. Menurutnya, dari puluhan geopark di dunia, baru Ciletuh-Palabuhanratu yang didukung penuh oleh BUMN yakni Bio Farma yang disokong pula oleh tim yang sangat kuat.

***disadur dari beberapa sumber dan responden.

Oleh: Ilham Mochammad Saputra