Seminar Nasional Geopark Ciletuh-Palabuhanratu

Seminar Nasional Geopark Ciletuh-Palabuhanratu

Seminar Nasional Geopark Ciletuh-Palabuhanratu

Seminar yang digagas oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Barat ini diadakan di Hotel Savoy Homan, Bandung. Acara ini mengundang para stakeholder lain yang berkenaan dengan pembangunan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu dan Masyarakat lokal di Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Seminar nasional ini adalah salah satu kegiatan untuk mengenalkan kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas ESDM dan berlangsung selama 2 sesi.

Pada tanggal 22 Desember 2015, Geopark Ciletuh ditetapkan menjadi Geopark Nasional dan pada tahun 2017 direncanakan dapat berhasil meraih titel UNESCO GLOBAL GEOPARK oleh UNESCO. Dengan kegiatan seminar sebagai sosialisasi kawasan Geopak Ciletuh dan kegiatan lainnya dipastikan dapat menunjang keberhasilan kawasan ini meraih titel UNESCO GLOBAL GEOPARK pada tahun 2017.

Banyak sekali pembahasan yang disampaikan pada seminar nasional ini, dari mulai aspek pariwisata, konservasi, pemasaran, pemberdayaan masyarakat, sampai bagaimana mempersiapkan kawasan untuk penilaian UNESCO tahun depan. Pada sesi pertama, pemateri yang mempresentasikan  masing-masing topiknya antara lain: Dr. Ir. Yus Yunus Kusumahbrata, M.Sc. (Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral) dengan topik “Kebijakan Pemerintah Pusat”; Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata (Kementrian Pariwisata) dengan topik  “Pengembangan Potensi Wisata Geopark”; “Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Bidang Pembangunan Provinsi Jawa Barat Sebagai Ketua Badan Pengelola Harian Geopark Ciletuh-Palabuhanratu (Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat) dengan topik “Rencana Pengembangan Kawasan Geopark”; PT. Bio Farma dengan topik “Peran Swasta Dalam Pengembangan Kawasan”.

Seminar Nasional Geopark Ciletuh-PalabuhanratuLalu dilanjutkan pada sesi kedua, antara lain: Asisten Daerah II Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sukabumi (Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi) dengan bahasan “Implementasi Pengelolaan Kawasan Geopark”; Prof. Ir. Mega Fatimah Rosana, M.Sc, Ph.D (Pusat Penelitian Geopark dan Geologi) dengan topik “Potensi Kawasan Geopark”; Ronald Agusta (Profesional) dengan topik “Peran Publikasi dalam Pengembangan Kawasan Geopark”; terakhir adalah dari Paguyuban Alam Pakidulan Sukabumi ( PAPSI ) dengan topik “Peran Masyarakat dalam Pengembangan Kawasan Geopark”.

Setelah materi dipresentasikan oleh pemateri, acara dilanjutkan pada sesi tanya jawab. Peserta seminar nampak sangat antusias dalam memberi pertanyaan, terlihat dari banyaknya penanya yang mengajukan diri kepada moderator saat dipersilakan bertanya. Peserta yang berasal dari berbagai latar belakang tersebut menanyakan beberapa hal terkait Geopark Ciletuh-Palabuhanratu, seperti bagaimana realisasi yang telah dilaksakan pemerintah terhadap pembangunan Geopark dan bagaimana kelanjutan program-program pendukung pembangunan. Bahkan, seorang camat dari Kecamatan Cisolok juga mengajukan pertanyaan kepada pemateri terkait dengan belum adanya sosialisasi perihal Geopark di Kecamatan yang Ia pimpin.

Maka, sesuai dengan harapan pelaksana kegiatan di awal pembukaan, Seminar Nasional Ciletuh-Palabuhanratu ini diharapkan mampu menjadi wadah para stake holder dan masyarakat untuk  mendengar, memahami dan mengelaborasi berbagai kebijakan dalam pengelolaan geopark Ciletuh – Palabuhanratu. Dengan adanya kegiatan seperti ini, Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan pihak-pihak terkait lainnya semakin terlihat serius dalam pengembangan Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu.

Oleh: Ilham Mochammad Saputra dan Rinaldi Ikhram