Tol BOCIMI, Jalan Baru Menuju Kawasan Geopark

Tol BOCIMI, Jalan Baru Menuju Kawasan Geopark

(instagram/@jokowi)

Hal menarik datang dari pernyataan Presiden Jokowi. Melalui akun instagramnya, beliau mengatakan bahwa Sukabumi memiliki segalanya, dari mulai geopark, pantai dan gunung.

Dari pernyataan tersebut dapat kita lihat bahwa “geopark” sudah menjadi perhatian bagi pemerintah. Memang ini terlihat dari bermunculannya program-program dukungan pengembangan geopark di Indonesia. Diantaranya adalah dibentuknya Komisi Geopark Nasional Indonesia, penyelenggaraan Konferensi Geopark Indonesi dan partisipasi kementerian dalam pengesahaan geopark nasional dan UNESCO.

Khusus untuk Geopark-Ciletuh Palabuhanratu, yang saat ini sudah jadi UNESCO Global Geopark, masih banyak tantangan dan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan dalam rangka mempertahankan status tersebut. Tantangan terbesar adalah aksesibilitas dan infrastuktur. Lama waktu tempuh yakni 7-9 jam dari Jakarta atau Bandung adalah masalah yang paling sering dikeluhkan oleh wisatawan.

(instagram/@jokowi)

Minat kunjungan wisatawan ke kawasan geopark semakin tinggi saat ini telah disambut oleh pemerintah dengan penyiapan kemudahan akses wisata yakni dengan dibangunnya jalan tol dan kereta api yang mana rencana tersebut sudah terbengkalai selama 20 tahun, sejak 1997. Pada tahun 2015, rencana pembangunan kembali direalisasikan, tentu dengan negosiasi yang alot.

Pada tanggal 2 Desember 2018 telah mulai dioperasian Jalan Tol Bocimi Seksi I yang menghubungkan Ciawi sampai Cigombong sepanjang 15,35 kilometer. Jalan Tol Bocimi sendiri panjang keseluruhan 54 kilometer, yang diharapkan dapat selesai pada akhir tahun 2020, bersamaan dengan rampungnya jalur kereta api rel ganda dari Bogor ke Sukabumi yang pembangunannya juga sedang berjalan.

Pembangunan ini merupakan berita baik bagi Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. Berdasarkan data kunjungan, wisatawan asal Jakarta adalah jumlah wisatawan terbesar ke kawasan geopark. Dengan adanya Tol Bocimi dan jalur kereta api Bogor-Sukabumi, wisatawan dapat mempersingkat waktu tempuh dan memiliki alternatif-alternatif untuk bisa mencapai kawasan geopark.

Oleh: Rinaldi Ikhram